Rabu, 14 Juni 2017

11 Tradisi di Bulan Ramadhan yang Tak Pernah Lekang Oleh Jaman


Bulan ramadhan adalah bulan yang paling di tunggu oleh seluruh umat muslim dunia, tak terkecuali di Indonesia. Pada bulan ramadhan seluruh umat muslim dunia diwajibkan menjalankan kewajibannya untuk berpuasa selama 30 hari di bulan suci ini. Bulan ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah, penuh ampunan, dan pahala. Maka, jangan kita sia-siakan begitu saja, mari beribadah dan beramal sebanyak-banyaknya kepada Allah SWT.

Di Indonesia sendiri banyak sekali tradisi-tradisi yang hanya bisa kita jumpai di bulan ramadhan. Nah, untuk mengenal lebih jauh, tradisi-tradisi apa sajakah itu? Berikut ini saya bagikan 11 tradisi di bulan ramadhan yang tak lekang oleh jaman, antara lain :
  1. Padusan

Setiap menjelang bulan ramadhan, orang-orang di seluruh Indonesia, khususnya orang jawa akan beramai-ramai mendatangi air terjun atau sumber air lainnya, untuk mandi dan berendam di sumber air itu. Sebagai salah satu cara yang dipercaya untuk bisa menyucikan diri sebelum memasuki bulan ramadhan.
  1. Shalat Tarawih

Semua umat muslim di dunia selalu melakukan kegiatan ini saat ramadhan tiba, yaitu shalat tarawih. Merupakan shalat sunnah yang hanya dilakukan pada bulan ramadhan saja. Di beberapa daerah di Indonesia biasanya shalat tarawih terdiri dari 23 rakaat dengan 2 rakaat salam. Namun di beberapa tempat ada juga yang menjalankan dengan 11 rakaat dengan 4 rakaat salam. Terlepas dari itu semua, shalat tarawih berjamaah menjadi cerminan bagi kerukunan umat islam Indonesia. Meski berbeda, tapi tetap saling menghargai terhadap kepercayaan masing-masing golongan di bulan ramadhan, bulan yang penuh ampunan.
  1. Tadarus Al-Qur’an

Di bulan ramadhan yang suci kita pasti akan sering mendengar banyak orang-orang mengaji atau membaca tadarus Al-Qurán baik oleh anak-anak, dewasa, maupun orang tua. Mereka akan berbondong-bondong datang ke masjid atau mushola sambil menunggu waktu buka puasa tiba atau malam hari sehabis sembahyang sholat terawih. Karena bulan ramadhan merupakan bulan diturunkannya Kitab suci Al-Qurán oleh Allah SWT. Maka kita diwajibkan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan dan salah satunya dengan memperbanyak tadarus Al-Qurán.
  1. Membangunkan Orang Sahur

Orang-orang Indonesia terkenal dengan sikap saling tolong menolong. Hal ini terlihat dari beberapa orang yang rela waktu istirahatnya dipakai untuk membangunkan orang lain yang sedang tidur untuk sahur. Biasanya mereka membangunkan orang untuk sahur dengan cara berkeliling rumah warga dengan cara menggunakan alat yang terdengar berisik seperti beduk, panci, ember, galon, kentungan, dan lain sebagainya. Kata-kata yang paling umum diucapkan ialah “sahur, sahur, sahur” dengan nada yang mungkin sudah cu3kup tak asing di telinga kita semua.
  1. Ngabuburit

Inilah salah satu tradisi unik yang sering kita lakukan pada bulan ramadhan. Ngabuburit yaitu kegiatan menunggu buka puasa/ kegiatan yang dihabiskan dilakukan hanya semata-mata untuk menghabiskan waktu sebelum adzan magrib tiba. Seperti duduk-duduk bersama keluarga di teras rumah, tadarus di masjid/mushola, keliling komplek menggunakan sepeda motor, membeli takjil untuk berbuka puasa, atau kegiatan-kegiatan yang positif lainnya.
  1. Makan Buah Kurma

Buah yang disunnahkan oleh Rasullullah ini memang sangat cocok buat menu berbuka puasa. Selain manis dan enak buah kurma juga merupakan buah yang hanya terdapat ketika bulan ramadhan saja. Jadi sungguh suatu yang unik dan khas untuk menyambut bulan ramadhan di Indonesia.
  1. Buka Puasa Bersama (Bukber)

Buka puasa bersama sudah menjadi suatu kebiasaan bagi umat islam di Indonesia. Buka bersama menjadi tradisi sebagai ajang silaturahmi sesama muslim yang tak boleh kita tinggalkan begitu saja. Banyak orang yang mengadakannya di tempat-tempat tertentu seperti di restoran, sekolah dan lain sebagainya. Buka bersama bagi banyak orang diibaratkan untuk mempererat hubungan antar teman, atau antar saudara. Tapi, mengumpulkan orang untuk berbuka puasa sangatlah tidak mudah. Beberapa orang biasanya ada yang berhalangan hadir karena sakit/ sedang sibuk dengan pekerjaannya. Maka untuk mensukseskan acara buka bersama kita perlu membentuk panitia untuk menyelenggarakan acara, tentukan lokasinya, dan pilih waktu yang tepat.
  1. Kolak dan Takjil

Menu untuk berbuka /biasanya disebut takjil memang hanya ada saat bulan ramadhan saja dan yang paling khas yaitu kolak. Makanan yang berbahan dasar pisang, ubi jalar, kolang kaling dan sebagainya yang direbus dengan santan dan gula merah ini memang pas untuk dijadikan menu berbuka puasa. Biasanya para pedagang kolak menjual kolak di pinggir-pinggir jalan ketika menjelang adzan magrib berkumandang.
  1. Bermain Petasan

Benda yang sangat mengganggu pendengaran ini, sudah jangan ditanya lagi saat bulan ramadhan tiba. Banyak yang menggunakan benda yang satu ini untuk hiburan semata. Yang menggunakan juga rata rata didominasi oleh anak-anak kecil, tapi ada juga orang dewasa yang suka dengan permainan ini.
Nah, hati-hati ya kawan, jika bermain petasan. Jaga jarak aman, jangan sampai nggak jadi ikut lebaran karena kena ledakan petasan. Mereka yang hobi dengan permainan ini biasanya menyalahkan petasan pada saat selesai sholat tarawih, sehabis sholat subuh atau sedang asik bersantap sahur bersama keluarga.
  1. Ketupat

Makanan yang satu ini memang sudah tidak asing lagi bagi orang yang sering melihat atau memakannya. Makanan yang seperti lontong namun berbeda dalam bentuk penyajian saja yang dibalut dengan daun kelapa. Ketupat memang sangat identik dengan bulan ramadhan. Sayangnya, makanan yang cocok dimakan dengan apa saja ini jarang kita temukan pada awal-awal ramadhan. Karena biasanya ketupat hanya muncul pada saat menjelang hari raya idul fitri.
  1. Mudik

Mudik atau yang biasanya disebut pulang kampung merupakan tradisi turun-temurun yang biasa dilakukan orang-orang Indonesia yang merantau ke kota lain lalu kembali ke kampung halaman pada saat bulan ramadhan. Untuk sebagian orang, kegiatan mudik ke kampung halaman selain untuk meminta maaf pada hari raya idul fitri juga bisa sebagai obat rindu kepada orang tua yang telah ditinggal kerja ke luar kota. Mereka yang mudik biasanya, menggunakan kendaraan umum, seperti bus, kereta, kapal laut, pesawat, dan sebagainya. Namun, ada juga yang menggunakan kendaraan pribadi seperti sepeda motor atau mobil. Kalau sudah seperti ini jalanan antar provinsi akan menjadi macet. Sehingga bagi teman-teman yang mau mudik diharapkan berhati-hati dijalan, semoga selamat sampai tujuan.

Oke, mungkin sekiranya itu saja 11 tradisi di bulan ramadhan yang tak pernah lekang oleh jaman yang dapat saya bagikan. Selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga seluruh amal dan ibadah kita di bulan suci ramadhan selalu diterima oleh Allah SWT. Amin.





Sabtu, 01 April 2017

Keren Generasi Muda CInta Budaya Indonesia

Indonesia merupakan negeri surga dunia. Dipungkiri atau tidak Indonesia telah dikaruniai oleh Tuhan dengan kelebihan-kelebihannya yang indah dan mempesona. Tidak hanya sumber daya alamnya, namun ada banyak sekali keindahan bangunan yang menjadi saksi bisu keberagamaan agama dan budaya di Indonesia. Salah satunya adalah Candi Borobudur. Candi Borobudur merupakan permata pariwisata Indonesia yang merupakan candi Buddha terbesar di dunia. Candi ini berdiri megah dan gagah di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah sebagai salah satu objek wisata unggulan di Indonesia.
Candi Borobudur dibangun sekitar tahun 800 M di bawah dinasti Syailendra. Candi Borobudur ditetapkan UNESCO sebagai situs warisan dunia pada tahun 1991. Ini adalah pengakuan internasional tertinggi terhadap suatu situs peninggalan dunia. Dari 10 kriteria warisan budaya dunia, Borobudur memenuhi 3 kriteria, yaitu :
1. Mewakili suatu mahakarya kejeniusan kreatif manusia.
2. Memperlihatkan pentingnya pertukaran nilai-nilai kemanusiaan dalam suatu rentang waktu atau dalam suatu kawasan budaya di dunia terhadap pengembangan arsitektur atau teknologi karyamonumental, tata kota, atau rancangan lansekap.
3. Secara langsung atau nyata terkait dengan peristiwa atau tradisi yang masih hidup, dengan gagasan atau keyakinan, dengan karya seni dan sastra yang memiliki nilai-nilai universal yang signifikan.
Mengingat akan pentingnya menjaga warisan dunia yang dibebankan UNESCO kepada kita. Sudah sepatutnya kita sebagai Bangsa Indonesia, baik pemerintah, lembaga pengelola, serta masyarakat memiliki kewajiban yang sama dalam melestarikan, menjaga, dan melindungi Candi Borobudur.
Dalam memperingati 25 tahun ditetapkannya Candi Borobudur sebagai situs warisan dunia. Kementerian Pendididkan dan Kebudayaan memberikan bukti cinta nyatanya kepada Indonesia dengan mendorong kesadaran pelestarian warisan dunia dengan menggagas gerakan “love or lost” (cintai atau hilang). Program ini merupakan sebuah kampanye untuk membangun rasa cinta generasi muda terhadap warisan dunia dan cagar budaya Indonesia yang berkelanjutan. Sehingga dengan adanya program ini diharapkan mampu melahirkan generasi-generasi muda yang bisa menjadi duta diplomasi budaya, bagi penggerak para generasi muda lainnya dalam menjaga warisan dunia.
Menjaga kepercayaan dunia selama 25 tahun bukanlah sebuah tugas yang mudah. Di sini dibutuhkan peran aktif generasi muda penerus bangsa dalam menjaga warisan dunia di Indonesia.
Mengapa Harus Generasi Muda ?
Di era globalisasi seperti sekarang ini, rasa mencintai dan memiliki terhadap warisan budaya dunia oleh generasi muda harus dipupuk sejak dini, karena jika tidak, pengaruh budaya barat yang semakin kuat akan mudah memudarkan nilai-nilai luhur yang telah bertahun-tahun dijaga para leluhur kita. Oleh karena itu, melibatkan generasi muda secara aktif dan ikut memikirkan cara-cara kreatif dan inovatif dalam menyelamatkan warisan dunia merupakan cara terbaik guna menyadarkan genarasi muda untuk lebih mencintai dan menjaga warisan budaya dunia bagi masa depan Indonesia yang sejahtera. Hal ini sesuai dengan UNESCO yang telah menempatkan anak muda sebagai sentral perdamaian dunia.
Maka, sebagai generasi muda membuktikan cinta kita kepada negara Indonesia tidak harus ikut berperang atau mengacungkan senjata. Namun, dengan ikut aktif menjaga dan mencintai warisan budaya dunia Candi Borobudur di Indonesia merupakan bukti cinta nyata kita sebagai generasi muda kepada negara. Bukti cinta tersebut diantaranya :
1. Ikut serta mempromosikan kebudayaan dan pariwisata Indonesia Candi Borobudur baik secara langsung seperti kepada sanak keluarga, teman, rekan kerja, maupun tidak langsung melalui jejaring sosial seperti facebook, twitter, dan instragram.
2. Tidak menyentuh, memanjat, menduduki, mencorat-coret dinding candi dan stupa. Hal ini ditakutkan akan menimbulkan penurunan dan keretakan.
3. Tidak memindahkan, mengambil, dan merubah susunan batu candi yang berakibat berubahnya struktur asal Candi Borobudur.
4. Tidak mengotori batu candi dengan sisa makanan dan minuman.
5. Tidak membuang sampah dan putung rokok sembarangan.
6. Tidak buang air kecil di kawasan candi.
7. Serta segala bentuk kegiatan yang dapat merusak dan merugikan terhadap warisan dunia Candi Borobudur itu sendiri.
Hal-hal kecil seperti ini, jika kita lakukan dengan sungguh-sungguh setiap hari, suatu saat akan memberikan dampak besar terhadap rasa cinta dan memiliki para generasi muda terhadap warisan budaya dunia di Indonesia. Generasi emas akan tercipta. Generasi yang sadar dan berani untuk menjaga dan melindungi warisan budaya dunia merupakan kewajiban bersama. Sehingga kita, sebagai generasi muda akan dengan lantang berteriak “Kami Bangga Menjadi Orang Indonesia.”

Kamis, 16 Februari 2017

Belajar #BahagiaDiHariTua Dari Kakak Tercinta dan BPJS Ketenagakerjaan






Masa muda adalah masa di mana kita harus giat bekerja. Kenapa?  Dipungkiri atau tidak, masa muda yang konon katanya Bang Haji Rhoma Irama sebagai masa berapi-api ini. Memang sangat singkat dan cepat. Kita yang sering terbuai akan ketampanan dan kecantikkannya tak pernah menyangka bahwa masa muda akan mudah hilang dan meninggalkan penyesalan di hari tua, jika kita tidak bisa memanfaatkannya dengan sebaik mungkin.

Masa tua adalah masa yang pasti akan kita temui dikemudian hari. Masa yang tak bisa kita hindari, karena umur kita terus bertambah dengan seiringnya waktu yang terus berjalan. Maka, disinilah kita akan merasakan, menuai benih apa yang kita tanam. Dan saya yakin pada masa itu tentu siapapun menginginkan untuk bisa hidup bahagia, sejahtera, bisa menghabiskan waktu bersama keluarga, hidup tenang tanpa membebani orang tersayang.

                                                 Sumber : mahligaiqasih.blogspot.co.id

Dari harapan-harapan tersebut, biasanya akan muncul sebuah kekhawatiran, bagaimana jika yang terjadi adalah yang sebaliknya? Alangkah mengerikan bukan?

Sementara, pada nyatanya banyak sekali orang-orang yang hidup bahagia bergelimang harta di masa muda, ketika menginjak hari tua mereka menderita. Karena tidak memiliki #lifestyle atau gaya hidup dan konsep manajemen hidup yang baik. Mereka lebih memilih kesenangan semata daripada masa depan bahagia ditambah kondisi fisik yang tidak lagi prima, serangan penyakit tua, dan keadaan ekonomi serba sederhana, hanya bisa membuat kita mengelus dada.

Jadi, bagaimana sahabat Blog.  Merencanakan masa tua sejak kita muda sangat penting bukan? Agar hidup kita bahagia dan lebih bermakna di hari tua.

Sebab, hidup tidak bisa diprediksi. Perubahan bisa saja terjadi secara tiba-tiba dan tidak terduga. Kecelakaan kerja dan kematian bisa datang kepada siapa saja, dan kapan saja, termasuk kita semua. Selain itu, kita juga membutuhkan dana cadangan jika sewaktu-waktu kita kena pemutusan hubungan kerja (PHK). Seperti yang dialami kakak saya. Tanpa disangka sebelumnya, ia terkena PHK ditengah ekonomi yang semakin sulit. Perusahaan di mana dia bekerja melakuka pengurangan karyawan.

Namun untungnya, ada dana Jaminan Hari Tua dari BPJS Ketenagakerjaan. Dengan uang tersebut kakak saya bisa membuka usaha budidaya jamur dan ternak ayam petelur, yang sekarang bisa menghidupi keluarga dan membiayai kuliah kedua anaknya sampai sarjana.

Itulah Jaminan yang diberikan pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. BPJS ketenagakerjaan yang menggunakan mekanisme asuransi sosial berupaya melindungi semua tenaga kerja sektor formal dan informal. Melalui Undang-Undang No. 40 Tahun 2014 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan Undang -Undang No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS Pemerintah mewajibkan setiap pengusaha mendaftarkan semua tenaga kerjanya menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan. Dan ketidakpatuhan terhadap undang-undang ini jelas akan mendapat sanksi tegas dari pemerintah.

Ada 5 program yang dijalankan oleh BPJS yaitu Jaminan Kesehatan dikelola BPJS Kesehatan dan 4 Program Jaminan lainnya dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan.

                                                         Sumber : finance.detik.com

Program Pertama, BPJS Ketenagakerjaan adalah Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang memberikan kompensasi dan rehabilitasi bagi pekerja yang mengalami kecelakaan dalam hubungan kerja termasuk kecelakaan dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja serta penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja.

Kedua, Program Jaminan Kematian (JKM) diperuntukkan bagi ahli waris untuk pekerja yang meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja.

Ketiga, Jaminan Hari Tua (JHT) merupakan penghimpunan dana sebagai simpanan yang dapat dipergunakan peserta apabila berhenti bekerja akibat cacat total tetap, usia mencapai 56 tahun, meninggal dunia, ataupun mengundurkan diri/di PHK. Pembayaran manfaat JHT ini hanya dengan masa tunggu 1 tahun. Besaran manfaat JHT adalah sebesar nilai akumulasi seluruh setoran iuran ditambah hasil pengembangan yang tercatat dalam rekening perorangan peserta dan dibayar sekaligus.

Keempat, Program Jaminan Pensiun akan memberikan kepastian penghasilan ketika sudah tidak bekerja lagi. Walaupun pekerja baru satu tahun bekerja kemudian meninggal. Maka, sang ahli waris akan mendapatkan dana #pensiun seumur hidup dengan dua orang anak yang berusia maksimal 23 tahun.

                                                         Sumber : blog.detik.com

Jadi, belajar #bahagiadiharitua dari kakak tercinta, dengan mengikuti program BPJS  Ketenagakerjaan. Kita sudah pasti tidak perlu khawatir lagi terhadap jaminan hidup di hari tua nanti. Karena paling tidak, masalah finansial atau biaya hidup dapat teratasi. Sehingga tidak ada alasan untuk hidup tidak bahagia di hari tua karena BPJS Ketenagakerjaan tercipta hanya untuk kesejahteraan hidup orang Indonesia.




Kamis, 10 November 2016

Memotret Pembangunan Indonesia Melalui Mutiara Laut Selatan: Jangan Ada Dusta di Antara Kita





Pepatah Jawa mengatakan alon-alon asal kelakon (pelan-pelan, asal sampai tujuan)  merupakan sebuah ungkapan peribahasa yang begitu sakral dan sangat mengena di hati masyarakat orang jawa.

Tetapi, apakah untuk mencintai sumber daya alam Indonesia kita juga harus pelan-pelan. Sementara, sumber daya alam itu bisa saja hilang bahkan diambil orang. Kita yang setiap hari selalu disibukkan dengan pekerjaan rumah, kantor, dan aktivitas rutin lainnya yang tidak bisa ditinggalkan. Tentu, sering lupa bahwa memotret pembangunan Indonesia merupakan tugas dan kewajiban kita bersama sebagai generasi penerus bangsa. 

Mengingat Indonesia adalah sebuah negara maritim yang terkenal dengan sumber daya alam yang sangat berlimpah tidak hanya di daratan namun juga di lautan. Di mana wilayah Indonesia yang sebagian besar adalah laut atau bisa dikatakan luas daratan Indonesia hanya sepertiga dari lautan dengan presentase 70% lautan dan 30% daratan menjadi bukti bahwa kekayaan alam Indonesia begitu luar biasa besarnya, salah satunya yang tersimpan di bawah laut.

Potensi sumber daya laut Indonesia saat ini tidak hanya berupa ikan, tetapi juga bahan tambang seperti emas, minyak bumi, nikel, bauksit, pasir, timah, biji besi,  dan lainnya yang berada di bawah permukaan laut. Ini menjadi bukti bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang kaya akan hasil buminya.

Kekayaan alam yang dihasilkan dari laut Indonesia bagian selatan saat ini juga menjadi sorotan potensi sumber daya alam yang telah membuka mata dunia. Mutiara adalah salah satu kekayaan laut yang tersimpan dan selama ini jarang terekspos di indonesia.

Sumber : sayyidqutb890.blogspot.com

Kata mutiara sendiri merupakan permata berbentuk bulat dan keras, yang terbentuk karena adanya benda atau pasir yang masuk ke dalam tubuh kerang kemudian diselubungi kulit ari dan terbentuklah mutiara. Sampai sekarang, saya masih begitu kagum dengan mutiara, meskipun saya belum pernah memegang mutiara yang sesungguhnya,  mutiara yang benar - benar tercipta asli dari laut dan merupakan butiran mutiara yang dihasilkan dari kerang.

Bahkan, banyak dari kita berfikir bahwa mutiara hanyalah suatu benda bulat yang biasanya dipakai sebagai perhiasan untuk kaum hawa saja, padahal di luar dari pada itu mutiara adalah kekayaan alam yang begitu mempesona dan tersembunyi di bawah laut Indonesia yang mempunyai potensi besar dalam menyumbang devisa negara.

Berbicara tentang mutiara Indonesia, memang banyak dari kita yang belum mengetahui bahwa indonesia merupakan salah satu penghasil mutiara laut selatan terbesar di dunia. Indonesia south sea pearl merupakan salah satu jenis mutiara yang paling diminati di dunia internasional. Indonesia sendiri telah memasok 43% ISSP semenjak tahun 2005 dengan nilai perdagangan menempati urutan ke - 9 dunia. Dengan nilai ekspor sebesar US$ 29,43 juta atau 2,07 persen dari total nilai ekspor seluruh jenis mutiara di dunia yang mencapai US$ 1,2 milyar, di bawah India, Jepang, China, Australia, Tahiti, Swiss, USA, dan Inggris.

Untuk itu, tidak ada kata terlambat bagi kita untuk mengenal dan mencintai mutiara laut selatan indonesia. Sebab,  pepatah mengatakan tak kenal maka tak sayang, tak cinta maka tak ingin memiliki. Jadi, memotret pembangunan Indonesia dapat kita mulai dengan mengenal dan mencintai mutiara laut selatan yang dihasilkan oleh ibu pertiwi.

Sumber : originalmutiara.com
                    
Tahukah kalian bahwa mutiara itu dapat terbentuk dengan dua cara: secara alami dan budidaya.

Secara alami pembentukan mutiara diduga karena faktor iritan atau masuknya benda padat ke dalam mantel kerang sehingga benda padat tersebut akan terbungkus nacre yang merupakan zat unik yang dimiliki kerang berfungsi sebagai pelindung tubuh biasanya disebut sebagai mother of pearl atau ibu dari kerang.
Secara budidaya pembentukan mutiara secara buatan dengan cara menyisipkan nukleus bersama dengan sidikit irisan mantel dari kerang lain yang biasanya disebut dengan nama saibo, sehingga saibo dan inti nukleus dimasukkan melalui irisan kecil ke dalam gonad tersebut. Irisan pada dinding mantel ini bertujuan supaya terjadinya biomineralisasi yaitu penutupan dan pembentukkan kantung mutiara. Cara ini begitu rumit karena banyak sekali tahapan yang harus dijalani, diantaranya melemahkan mutiara beberapa minggu untuk memudahkan melakukan tindakan.


Berikut ini adalah empat jenis mutiara yang paling laris dan memiliki daya tarik tinggi di pasar internasional.

Mutiara Laut Selatan (South Sea Pearl)
Banyak orang menyebutnya sebagai ratu mutiara karena jenis mutiara yang dihasilkan dari tiram dan bentuknya bulat sempurna. Kilauan yang tinggi dan wajah mutiara yang bersih. Negara produsen mutiara jenis ini adalah Indonesia, Australia, Filipina Dan Myanmar. Indonesia merupakan negara yang paling banyak berkontribusi dalam menghasilkan mutiara laut selatan di dunia.

Mutiara Ayoka (Ayoka Pearl)
Budidaya yang dilakukan oleh kokichi mikimoto ini adalah hasil dari eksperimen yang melelahkan dari akoya tiram mutiara. Mutiara ini dibuat oleh pertahanan tiram terhadap iritasi alam (shell, fragmen, parasit), melepaskan lapisan demi lapisan halus untuk membungkus objek, dan akhirnya mengeras dan berubah menjadi mutiara. Negara produsen jenis mutiara ini adalah Jepang Dan China.

Mutiara Hitam (Black Pearl)
Berbeda dengan mutiara pada umumnya, mutiara black pearl ini berwarna hitam seperti namanya, meskipun demikian mutiara black pearl tetap berkilau dan memiliki daya tarik tersendiri bagi para pecintanya. Mutiara ini juga biasanya disebut dengan mutiara Tahiti karena negara produsen mutiara ini dari negara Tahiti.

Mutiara Air Tawar (Fresh Water Pearl)
Mutiara ini tercipta dari dua jenis moluska yaitu satu lebih suka hidup di air tawar sementara yang lainnya lebih suka di laut. Moluska air tawar yang dibudidayakan menggunakan teknik yang sama dengan variasi air dan garam. Tidak butuh waktu lama untuk menghasilkan mutiara jenis ini, kita hanya menunggu antara enam sampai dengan delapan bulan. Negara produsen mutiara jenis air tawar adalah China.



Indonesia sendiri memproduksi mutiara laut selatan (South Sea Pearl) yang dihasilkan dari kerang mutiara bibir emas/perak, yaitu kerang Pinctada Maxima baik yang alami maupun hasil budidaya. Dengan ukuran yang besar dapat mencapai 22 mm dan kilauannya yang khas. Membuat mutiara South Sea Pearl menjadi salah satu jenis mutiara primadona yang terbesar dan termahal di dunia. Bahkan, jenis produsen South Sea Pearl untuk varietas silver dan golden ini bisa hidup di seluruh perairan di Indonesia. Budidayanya tersebar di beberapa daerah, yaitu Bali (Buleleng, Karang Asem, Negara), NTB (Lombok, Sumbawa), NTT (Labuan Bajo, Maumere, Laruntuka, Alor, Kupang), Sulawesi (Manado, Bitung,Sulawesi Tengah, Kendari), Maluku (Aru, Seram, Banda, Tual, Tanimbar), Maluku Utara (Halmaherah), Papua Barat (Raja Ampat), Sumatera (Lampung) dan Jawa (Banyuwangi, Madura). Sementara, di Filipina hanya di bagian selatan (Kep.Palawan) dan Australia hanya di Utara-Barat (Perth/Broome).

Perjalanan dan proses yang tidak sebentar untuk menghasilkan sebuah mutiara yang cantik dan sempurna. Setidaknya, membutuhkan waktu yang begitu lama untuk memperoleh satu biji mutiara dengan kualitas baik. Hal inilah sebab, mengapa harga mutiara begitu mahal, mengingat panjangnya proses serta tidak mudah perjalanan yang harus dilalui untuk bisa mencapai kategori mutiara sempurna. Selain itu, menurut bebarapa pengusaha dan para pembudidaya mutiara, kondisi dan kualitas air seperti dasar perairan, kedalaman, arus air, salinitas, suhu, kecerahan, dan kesuburan perairan juga dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan, ukuran, dan kualitas mutiara. Di mana berdasarkan penelitian  semakin dalam letak tiram yang dipelihara, maka kualitas mutiara yang dihasilkan akan semakin baik.

Ada 5 (lima) hal yang perlu kita ketahui dalam menentukan kualitas dari suatu mutiara. Apalagi bagi kita yang gemar membeli mutiara terutama Indonesian South Sea Pearl ya. Beberapa faktor yang berpengaruh diantaranya adalah luster/kilauan (high, medium, low), permukaan, bentuk (drop, over, round/near round, button, baraouge, ring/circle, trapesium, triangle), warna (silver/golden), ukuran (keshi sangat kecil 8-9 mm, our size 10-14 mm, big size > 16 mm) dan harga.



Mutiara merupakan salah satu produk kelautan dan perikanan yang mendapat perhatian penuh dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia. Berikut ini adalah upaya-upaya pemerintah dalam melindungi produsen mutiara Indonesia diantaranya, Pembangunan Broodstock Center Kekerangan di Karang Asem Bali, Membangun Rumah Mutiara Indonesia sebagai pusat promosi pemasaran dan lelang mutiara, pembentukan dan Penguatan Sub Komisi Mutiara Indonesia (SKMI), Asosiasi Budidaya Mutiara Indonesia (ASBUMI) dan Yayasan Mutiara Laut Indonesia (YMLI).  Mendorong terbitnya Standar Nasional Indonesia (SNI) mutiara, dan menerbitkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 8 tahun 2013 tentang Pengendalian Mutu Mutiara yang masuk ke dalam wilayah Negara Republik Indonesia. 

Serta menyelenggarakan Indonesian Pearl Festival yang merupakan pameran mutiara terbesar di Indonesia. Indonesia Pearl Festival adalah salah satu strategi branding Indonesian South Sea Pearl yang ditawarkan pemerintah khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan guna mengenalkan, memberikan edukasi dan menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap Indonesian South Sea Pearl (ISSP) melalui pameran, talk show, dan peragaan perhiasan mutiara.

Tetapi, Apakah hal tersebut sudah cukup untuk menjaga mutiara laut selatan Indonesia tetap berkilau di mata dunia ? Tentu, belum  . . .
Masih banyak sekali permasalahan yang harus dibenahi oleh negara Indonesia diantaranya:

Pertama, Masalah Budidaya Mutiara Laut Selatan Indonesia
Pengetahuan yang masih minim, yang dimiliki masyarakat Indonesia tentang budidaya mutiara tentu menjadi kendala, apalagi ditambah masih banyaknya orang-orang asing yang melakukan budidaya mutiara di perairan Indonesia dan sedikit sekali yang mempekerjakan warga-warga lokal pribumi. Modal usaha budidaya yang tinggi, standar kualitas mutiara yang belum jelas, harga mutiara yang tidak menentu, juga adanya mutiara imitasi, mutiara tiruan, atau buatan serta manik-manik yang masuk dan diperdagangkan di wilayah Republik Indonesia yang tentu saja sangat merugikan terhadap citra bagi Indonesian South Sea Pearl (ISSP) itu sendiri.

Untuk itu pemerintah diharapkan lebih tanggap dalam memberikan pelatihan budidaya mutiara secara lengkap, dan memberikan bantuan modal kepada para pembudidaya mutiara Indonesia sebagai pemacu dan penyemangat para pembudidaya untuk meningkatkan produk mutiara di Indonesia. Serta meningkatkan pengawasan terhadap produk-produk mutiara ilegal yang masuk dan diperdagangkan di wilayah Republik Indonesia.

Kedua, Masalah Kualitas Mutiara Laut Selatan
Tidak adanya sertifikasi mutiara dari pemerintah membuat kualitas mutiara Indonesia selalu di bajak oleh negara-negara lain yang mengklaim memiliki hasil mutiara yang sama berkualitasnya dengan Indonesia. Hal ini terjadi karena tidak adanya lisensi atau sertifikat global dari kualitas Mutiara Laut Selatan Indonesia menyulitkan bagi para konsumen dan kolektor yang ingin memperdagangkan kembali mutiara tersebut.

Untuk itu, pemerintah perlu melakukan peninjauan terhadap penetapan lisensi global sebuah mutiara sehingga harga dan kualitas mutiara dapat terukur bukan lewat persepsi masing-masing individu atau perusahaan.

Ketiga, Masalah Promosi Mutiara Laut Selatan Indonesia
Kurangnya promosi yang dilakukan pemerintah Indonesia, ditambah banyaknya ekspor dan impor mutiara ilegal serta minat masyarakat Indonesia yang masih kurang tanggap terhadap perkembangan dunia pemutiaraan menjadi penyebab, mengapa kita banyak yang belum mengetahui bahwa dunia pemutiaraan bisa menjadi penyumbang devisa andalan bagi Indonesia di masa depan. Apalagi mutiara adalah salah satu aktivitas laut yang memiliki potensi berkelanjutan dan ramah lingkungan. Hasil budidaya mutiara yang dapat menghasilkan beberapa produk yang memiliki nilai jual yang sangat tinggi diantaranya adalah perhiasan wanita seperti cincin, kalung, anting, gelang, dan hiasan kepala.




Kita dapat belajar dari perancang busana wanita seperti desainer Anniesa Hasibuan yang baru saja sukses memamerkan koleksi terbarunya yang bertajuk Pearl Asia di Coute Fashion Week 2016. Anniesa menampilkan gaun-gaunnya yang indah, terinspirasi dari busana putri kerajaan di cerita dongeng, dengan hiasan mutiara dari laut selatan. Ini merupakan bukti bahwa tampil di ajang berskala internasional adalah salah satu bentuk Anniesa dalam memotret pembangunan Indonesia sekaligus mempromosikan mutiara laut selatan dari negara kita. Harapannya, Indonesia akan terus menjadi negara terbesar penghasil mutiara laut selatan dan seluruh masyarakat semakin cinta dan bangga terhadap sumber daya alam Indonesia.

Sumber : life.viva.co.id

Sehingga, memotret pembangunan Indonesia tidak bisa diukur hanya dengan kita menilai dari satu sisi saja. Kita harus memakai kaca mata kuda menatap kedepan bahwa pembangunan Indonesia tidak hanya tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi pemerintah daerah, pihak swasta serta seluruh lapisan masyarakat harus turut serta memberikan kontribusi untuk kemajuan bangsa. Tidak ada lagi kata saling menyalahkan, sebab kita berjalan, berdampingan dan bergandengan tangan supaya jangan ada lagi dusta diantara kita, Indonesia.










Selasa, 25 Oktober 2016

https://cdn.sunlife.com/static/indonesia/About%20us/Static%20Files/DESAIN%20DIABETES%202016-Menulis%20Blogger%20rev2.pdf


Cegah, Obati, dan Lawan Diabetes Dengan Gaya Hidup Sehat Sejak Dini


Kalau ada sumur di ladang
Bolehlah kami menumpang mandi
Kalau ingin cegah, obati, dan lawan diabetes
Mari lakukan gaya hidup sehat sejak dini.

Banyak orang mengatakan sehat itu mahal, padahal justru sehat itu murah, sakitnya yang mahal. Oleh karenanya, sangat penting bagi kita untuk melakukan tindakan pencegahan sebelum sakit. Banyak penyakit bersumber dari gaya hidup tidak sehat yang bermula dari diri kita sendiri. Pola hidup semacam ini terbentuk dari aktivitas sehari-hari yang berulang sehingga menjadi sebuah kebiasaan.

Bila kebiasaan buruk tersebut masih kita lakukan terus-menerus, maka penyakit berbahaya seperti diabetes tentu sangat mudah sekali dapat menyerang kita. Menurut Data dari Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI dr. Lily S. Sulistyowati, MM menjelaskan bahwa jumlah penderita diabetes di dunia terus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Bahkan, sejak tahun 80-an hingga 2015, angkanya meningkat hingga 4 (empat) kali lipat. Diprediksi angka tersebut akan terus bertambah jika tidak segera ditanggulangi.

Di Indonesia sendiri menurut Beliau diabetes merupakan penyakit pembunuh nomor 3 (tiga) atau sekitar 6,7% setelah cerebrovaskular atau pecahnya pembuluh darah di kepala dan penyakit jantung. Sementara, berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2014, 1 dari 10 penduduk usia 18 tahun ke atas menderita diabetes tipe A. Ini berarti sekitar 10% penduduk dunia tidak saja harus bergantung pada obat setiap hari, tetapi juga telah mengalami atau beresiko terhadap komplikasi yang disebabkan diabetes, seperti gangguan penglihatan, katarak, gagal ginjal, impotensi, penyakit jantung, gangguan pembuluh darah, infeksi paru-paru, bahkan amputasi tubuh karena pembusukan luka yang tak kunjung sembuh.

Sumber : mediatataruang.com


Mengingat penyakit diabetes sangat berbahaya, maka setiap orang perlu melakukan pencegahan dengan gaya hidup sehat sejak dini. Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia 2016, Sun Life Finance Indonesia (Sun Life) berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memahami bahaya penyakit diabetes millitus dan dampak lanjutannya terhadap kesehatan, dengan mensosialisasikan pentingnya untuk menganut gaya hidup sehat.

Hasil penelitian Sun Life Asia Health Index 2015 yang menggunakan sampel yang terdiri dari 4429 orang Asia berusia 25 hingga 60 tahun yang dilakukan secara online di sembilan negara, yaitu China, Hong Kong, India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari tahun lalu sekitar 29% pada jumlah penduduk di Indonesia yang mengungkapkan bahwa menjadi sehat merupakan hal yang sangat penting bagi mereka naik dari 44% di tahun lalu menjadi 73% dan merupakan peningkatan tertinggi di Asia.

Sumber : dumalingga.com



Lantas, sebenarnya apa sih itu diabetes ? Diabetes merupakan suatu kondisi di mana kadar gula (glukosa) dalam darah tinggi. Tubuh kita memproduksi insulin, yaitu hormon yang dikeluarkan oleh prankreas, berfungsi untuk memecah gula yang dikonsumsi dalam makanan. Nah, jika produksi atau pemanfaatan insulin menurun, maka dapat menyebabkan terjadinya diabetes.

Ada 2 (dua) macam tipe diabetes yang sering diderita manusia :

Diabetes tipe 1
Penyebab diabetes ini tidak diketahui dan tidak dapat dicegah. Tubuh benar-benar berhenti memproduksi insulin karena perusakan sel prankreas yang memproduksi insulin oleh sistem kekebalan tubuh bisa disebut diabetes juvenile karena biasanya didiagnosa pada orang dewasa muda dan anak-anak atau diabetes insulin-dependent karena terapi insulin sangat penting untuk kelangsungan hidupnya.

Diabetes tipe 2
Diabetes terjadi karena pankreas menghasilkan jumlah yang tidak memadai insulin atau tubuh tidak mampu menggunakan insulin yang tersedia dengan benar. Biasanya terjadi pada orang dewasa dan lebih sering terjadi pada orang yang kelebihan berat badan atau obesitas. Diabetes tipe 2 dikenal dengan nama diabetes onset dewasa atau diabetes tidak tergantung insulin.

Meskipun diabetes merupakan Penyakit Tidak Menular (PTM), tetapi diabetes merupakan salah satu penyumbang angkat kematian tertinggi dunia. Hal inilah yang membuat WHO mengeluarkan rencana aksi guna mencegah dan mengendalikan Penyakit Tidak Menular (PTM) 2013-2025, dan menjadi salah satu dari keempat prioritas Penyakit Tidak Menular (PTM). Dengan harapan pada tahun 2030 nanti, jumlah angka kematian akibat Penyakit Tidak Menular (PTM), termasuk diabetes akan terus berkurang.

Diabetes dapat dicegah atau paling tidak dapat ditunda kejadiannya, dengan upaya pencegahan sedini mungkin. Faktor perilaku hidup yang tidak sehat seperti kurangnya aktivitas fisik, kurangnya mengkonsumsi sayur dan buah, suka mengkonsumsi minuman beralkohol, merokok bahkan narkoba dan lain sebagainya ini harus kita buang jauh-jauh ke laut. Sebab, jika kita ingin terbebas dari penyakit diabetes, sudah sepantasnya kita harus mencegah, mengobati, dan lawan diabetes dengan gaya hidup sehat sejak dini.

Siapa saja yang berisiko terkena penyakit diabetes ?

Usia
Seseorang yang bertambah usia, tentu daya tahan tubuhnya akan semakin berkurang, terutama usia di atas 40 tahun. Maka, dibutuhkan gaya hidup sehat guna mencegah dan melawan penyakit diabetes ini.

Kegemukan/obesitas
Kelebihan berat badan merupakan faktor resiko utama penyebab diabetes. Sebab, banyaknya lemak yang terkumpul dalam tubuh dapat menyebabkan semakin resistennya sel terhadap insulin.

Riwayat keluarga
Faktor genetik juga bisa menjadi salah satu faktor pendukung seseorang terkena resiko penyakit diabetes. Namun, hal ini dapat dicegah dengan kita menjalankan gaya hidup sehat sejak dini.

Kurangnya aktifitas fisik
Aktivitas fisik yang dilakukan minimal 30 menit sehari dapat membantu tubuh kita untuk mengontrol penggunaan glukosa sebagai energi, serta dapat meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin.

Diet yang tidak sehat
Diet kaya kalori, lemak, jenuh, dan gula serta rendah serat dapat menyebabkan peningkatan berat badan, sehingga beresiko terhadap penyakit diabetes.

Memiliki tekanan darah tinggi
Darah tinggi adalah salah satu penyebab seseorang terkena penyakit diabetes. Hal ini dikarenakan, kurangnya perhatian kita terhadap gaya hidup sehat seperti kurangnya olahraga, dan banyak mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, tentu akan sangat mudah membuat tekanan darah naik. Sehingga dengan menjaga tekanan darah agar tetap normal merupakan solusi terbaik bagi kita yang ingin terhindar dari penyakit diabetes ini.

Gejala-gejala umum diabetes :

1.     Buang air kecil lebih sering dari sebelumnya,
2.     Mudah lapar dan makan lebih banyak dari biasanya,
3.  Seseorang menjadi sangat haus dan cenderung minum air berlebihan. Hal ini karena tubuh mencoba untuk mengkompensasi air yang hilang memalui urin.
4.   Tingkat gula darah yang tinggi membuat sulit bagi tubuh untuk melawan infeksi. Luka tidak sembuh dengan mudah, bahkan sering infeksi pada kulit, kandung kemih, gusi, dan gatal-gatal di daerah genital,
5.      Ada mati rasa atau kesemutan di tangan dan kaki,
6.   Diabetes dapat mempengaruhi mata, kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan lensa membengkak dan pandangan dapat menjadi kabur atau berkabut,
7.      Orang yang terkena gejala diabetes sering mudah lelah tanpa alasan yang jelas.

Pentingnya melakukan pemeriksaan tingkat gula darah untuk meminimalisir penyakit diabetes

Gejala-gejala diabetes yang terjadi di tubuh seseorang seringkali tidak kita sadari. Sehingga gejala diabetes seperti tipe 2 mungkin yang begitu ringan, akhirnya terabaikan. Jika hal ini, dibiarkan berlarut-larut dapat menyebabkan komplikasi. Maka, kita tidak bisa selalu bergantung pada gejala. Berikut ini beberapa tes yang bisa dilakukan untuk memperkirakan tingkat gula darah guna meminimalisir penyakit diabetes. 

Pertama, GDS (Gula Darah Sewaktu). Tes darah yang dapat dilakukan setiap saat sepanjang hari untuk memeriksa tingkat gula darah pada titik waktu saat itu. Jika nilai GDS adalah > 200mg/dl (11,1 mmol/L) darah, ini mengindikasikan bahwa orang tersebut memiliki diabetes. 

Kedua, GDP (Gula Darah Puasa). Menguji jumlah gula dalam aliran darah setelah seseorang tidak makan selama 8-10 jam (selama puasa). Hal ini biasanya dilakukan pertama kali di pagi hari sebelum sarapan. Nilai GP > 126 mg/dl (>7.0 mmol/L) mengindikasikan bahwa orang tersebut memiliki diabetes. 

Ketiga, TTGO (Tes Toleransi Glukosa Oral). Jenis lain dari tes untuk diabetes. Tingkat gula darah diperiksa pada saat puasa dan kemudian 2 jam setelah minum sejumlah glukosa. Ini menunjukkan bagaimana tubuh memproses glukosa. Jika nilai 2 jam > 200 mg/dL (11,1 mmol/L), itu berarti mengindikasikan menderita diabetes.

Sementara, bagi mereka yang ingin mengetahui apakah seseorang menderita diabetes dapat melakukan tes skrining. Tes skrining untuk diabetes dapat dilakukan di fasilitas, klinik, laboratorium, rumah sakit, atau tempat praktek dokter. Penyedia layanan kesehatan dapat melakukan satu atau beberapa tes darah untuk mencari diabetes. Sehingga individu yang beresiko tinggi terkena diabetes harus di skrining secara berkala, dimulai pada usia 35 tahun.

Jika kita terkena penyakit diabetes apa saja yang harus dilakukan

Pertama, untuk penderita diabetes tipe 2 dapat mengkonsumsi obat antidiabetes (oral) sesuai anjuran dari dokter, dan menyuntikkan insulin jika obat-obatan oral tidak memadai untuk mengontrol tingkat kadar gula. Sedangkan, untuk penderita diabetes tipe 1 wajib menggunakan insulin lewat jarum suntik dan pompa insulin. 

Kedua, pengobatan berhasil jika penyandang diabetes dapat mengelola diet dengan baik, aktif secara fisik, menjaga pola hidup sehat dan rutin minum obat oral dan/atau insulin. 

Ketiga, melakukan tes glikasi hemoglobin (HbA1c), guna mengetahui seberapa baik gula darah yang terkontrol selama 2-3 bulan. Bagi individu nondiabetes tingkat HbA1c normal biasanya 5,5%. Sementara, bagi penyandang diabetes tingkat HbA1c di bawah 7,0% menunjukkan kontrol yang baik.

Oleh sebab itu, setiap orang dianjurkan melakukan pencegahan supaya bisa terhindar dari masalah penyakit diabetes. Mencegah lebih baik dari pada mengobati, memang benar kata pepatah jika pencegahan itu lebih baik dari pada mengobati. Jadi, lakukanlah pencegahan lawan diabetes dengan melakukan gaya hidup sehat sejak dini.

Sumber : topsy.fr


Berikut ini adalah beberapa gaya hidup sehat yang harus kita lakukan untuk mencegah dan melawan diabetes :

a.         Rutin periksa tekanan darah, kadar gula darah, dan kontrol berat badan.
b.        Mengkonsumsi makanan sehat dan gizi seimbang
c.         Kurangi konsumsi gula dan hindari makanan/minuman yang manis atau berkarbonasi
d.        Lakukan gaya hidup sehat dengan banyak mengkonsumsi sayur dan buah.
e.         Beraktivitas fisik minimal 30 menit.
Dengan berolahraga teratur seperti berjalan kaki, renang, jogging, bersepeda dapat membantu dalam menjaga kesehatan tubuh.
f.         Tidak merokok, berhenti merokok dan hindari asap rokok.
Rokok dan asapnya mengandung banyak sekali racun berbahaya yang tentu saja akan merusak dan mengganggu kesehatan tubuh.
g.        Hindari minuman beralkhohol dan narkoba.

Beberapa cara yang dapat dilakukan pemerintah dan masyarakat untuk mensukseskan cegah, obati, dan lawan diabetes :
Menciptakan kesadaran tentang bahaya diabetes, dan bagaimana cara cegah, atasi, dan lawan diabetes
Mempromosikan pola makan dan hidup sehat untuk penderita diabetes
Mengkampanyekan bagaimana cara diet sehat yang benar lewat media massa, online dan sebagainya
Mensosialisasikan bagaimana memilih makanan, minuman yang sehat serta asupan gizi cukup
Menyediakan akses deteksi dini dan pengobatan diabetes
Membuat dan memelihara lingkungan yang aman dan sehat untuk beraktivitas fisik, dan
meningkatkan akses tempat untuk berolahraga

Melawan diabetes tidak bisa dilakukan oleh penderita saja. Namun adanya dukungan dari seluruh komponen masyarakat, pemerintah, pihak swasta, serta organisasi kemasyarakatan dan sosial. Kita harus bergerak bersama supaya angka penderita diabetes dapat terus berkurang di Indonesia. Maka, penting untuk kita sadari betapa mahal harga sehat di dunia ini, lakukanlah gaya hidup sehat sejak dini dengan cegah, obati dan lawan diabetes tanpa kompromi untuk Indonesia sehat, generasi hebat.

Berakit-rakit ke hulu
Berenang-renang ke tepian
Mari cegah, obati, dan lawan diabetes Indonesiaku
Untuk wujudkan Indonesia tak berpenyakitan
di masa depan.