Rabu, 09 Agustus 2017
Rabu, 14 Juni 2017
11 Tradisi di Bulan Ramadhan yang Tak Pernah Lekang Oleh Jaman
Bulan
ramadhan adalah bulan yang paling di tunggu oleh seluruh umat muslim dunia, tak
terkecuali di Indonesia. Pada bulan ramadhan seluruh umat muslim dunia diwajibkan
menjalankan kewajibannya untuk berpuasa selama 30 hari di bulan suci ini. Bulan
ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah, penuh ampunan, dan pahala. Maka,
jangan kita sia-siakan begitu saja, mari beribadah dan beramal
sebanyak-banyaknya kepada Allah SWT.
Di
Indonesia sendiri banyak sekali tradisi-tradisi yang hanya bisa kita jumpai di
bulan ramadhan. Nah, untuk mengenal lebih jauh, tradisi-tradisi apa sajakah
itu? Berikut ini saya bagikan 11 tradisi di bulan ramadhan yang tak lekang oleh
jaman, antara lain :
- Padusan
Setiap
menjelang bulan ramadhan, orang-orang di seluruh Indonesia, khususnya orang
jawa akan beramai-ramai mendatangi air terjun atau sumber air lainnya, untuk
mandi dan berendam di sumber air itu. Sebagai salah satu cara yang dipercaya
untuk bisa menyucikan diri sebelum memasuki bulan ramadhan.
- Shalat
Tarawih
Semua
umat muslim di dunia selalu melakukan kegiatan ini saat ramadhan tiba, yaitu
shalat tarawih. Merupakan shalat sunnah yang hanya dilakukan pada bulan
ramadhan saja. Di beberapa daerah di Indonesia biasanya shalat tarawih terdiri
dari 23 rakaat dengan 2 rakaat salam. Namun di beberapa tempat ada juga yang
menjalankan dengan 11 rakaat dengan 4 rakaat salam. Terlepas dari itu semua, shalat
tarawih berjamaah menjadi cerminan bagi kerukunan umat islam Indonesia. Meski berbeda,
tapi tetap saling menghargai terhadap kepercayaan masing-masing golongan di
bulan ramadhan, bulan yang penuh ampunan.
- Tadarus
Al-Qur’an
Di
bulan ramadhan yang suci kita pasti akan sering mendengar banyak orang-orang
mengaji atau membaca tadarus Al-Qurán baik oleh anak-anak, dewasa, maupun orang
tua. Mereka akan berbondong-bondong datang ke masjid atau mushola sambil
menunggu waktu buka puasa tiba atau malam hari sehabis sembahyang sholat
terawih. Karena bulan ramadhan merupakan bulan diturunkannya Kitab suci
Al-Qurán oleh Allah SWT. Maka kita diwajibkan untuk berlomba-lomba dalam
kebaikan dan salah satunya dengan memperbanyak tadarus Al-Qurán.
- Membangunkan
Orang Sahur
Orang-orang
Indonesia terkenal dengan sikap saling tolong menolong. Hal ini terlihat dari
beberapa orang yang rela waktu istirahatnya dipakai untuk membangunkan orang
lain yang sedang tidur untuk sahur. Biasanya mereka membangunkan orang untuk
sahur dengan cara berkeliling rumah warga dengan cara menggunakan alat yang
terdengar berisik seperti beduk, panci, ember, galon, kentungan, dan lain
sebagainya. Kata-kata yang paling umum diucapkan ialah “sahur, sahur, sahur”
dengan nada yang mungkin sudah cu3kup tak asing di telinga kita semua.
- Ngabuburit
Inilah
salah satu tradisi unik yang sering kita lakukan pada bulan ramadhan.
Ngabuburit yaitu kegiatan menunggu buka puasa/ kegiatan yang dihabiskan
dilakukan hanya semata-mata untuk menghabiskan waktu sebelum adzan magrib tiba.
Seperti duduk-duduk bersama keluarga di teras rumah, tadarus di masjid/mushola,
keliling komplek menggunakan sepeda motor, membeli takjil untuk berbuka puasa,
atau kegiatan-kegiatan yang positif lainnya.
- Makan
Buah Kurma
Buah
yang disunnahkan oleh Rasullullah ini memang sangat cocok buat menu berbuka
puasa. Selain manis dan enak buah kurma juga merupakan buah yang hanya terdapat
ketika bulan ramadhan saja. Jadi sungguh suatu yang unik dan khas untuk
menyambut bulan ramadhan di Indonesia.
- Buka Puasa Bersama (Bukber)
Buka
puasa bersama sudah menjadi suatu kebiasaan bagi umat islam di Indonesia. Buka
bersama menjadi tradisi sebagai ajang silaturahmi sesama muslim yang tak boleh
kita tinggalkan begitu saja. Banyak orang yang mengadakannya di tempat-tempat
tertentu seperti di restoran, sekolah dan lain sebagainya. Buka bersama bagi
banyak orang diibaratkan untuk mempererat hubungan antar teman, atau antar
saudara. Tapi, mengumpulkan orang untuk berbuka puasa sangatlah tidak mudah.
Beberapa orang biasanya ada yang berhalangan hadir karena sakit/ sedang sibuk
dengan pekerjaannya. Maka untuk mensukseskan acara buka bersama kita perlu membentuk
panitia untuk menyelenggarakan acara, tentukan lokasinya, dan pilih waktu yang
tepat.
- Kolak
dan Takjil
Menu
untuk berbuka /biasanya disebut takjil memang hanya ada saat bulan ramadhan saja
dan yang paling khas yaitu kolak. Makanan yang berbahan dasar pisang, ubi
jalar, kolang kaling dan sebagainya yang direbus dengan santan
dan gula merah ini memang pas untuk dijadikan menu berbuka puasa. Biasanya para
pedagang kolak menjual kolak di pinggir-pinggir jalan ketika menjelang adzan
magrib berkumandang.
- Bermain
Petasan
Benda
yang sangat mengganggu pendengaran ini, sudah jangan ditanya lagi saat bulan
ramadhan tiba. Banyak yang menggunakan benda yang satu ini untuk hiburan
semata. Yang menggunakan juga rata rata didominasi oleh anak-anak kecil, tapi
ada juga orang dewasa yang suka dengan permainan ini.
Nah,
hati-hati ya kawan, jika bermain petasan. Jaga jarak aman, jangan sampai nggak
jadi ikut lebaran karena kena ledakan petasan. Mereka yang hobi dengan permainan
ini biasanya menyalahkan
petasan pada saat selesai sholat tarawih, sehabis sholat subuh atau sedang asik
bersantap sahur bersama keluarga.
- Ketupat
Makanan
yang satu ini memang sudah tidak asing lagi bagi orang yang sering melihat atau memakannya. Makanan yang seperti lontong namun berbeda dalam bentuk penyajian
saja yang dibalut dengan daun kelapa. Ketupat memang sangat identik dengan
bulan ramadhan. Sayangnya, makanan yang cocok dimakan dengan apa saja ini
jarang kita temukan pada awal-awal ramadhan. Karena biasanya ketupat hanya
muncul pada saat menjelang hari raya idul fitri.
- Mudik
Mudik
atau yang biasanya disebut pulang kampung merupakan tradisi turun-temurun yang
biasa dilakukan orang-orang Indonesia yang merantau ke kota lain lalu kembali
ke kampung halaman pada saat bulan ramadhan. Untuk sebagian orang, kegiatan
mudik ke kampung halaman selain untuk meminta maaf pada hari raya idul fitri
juga bisa sebagai obat rindu kepada orang tua yang telah ditinggal kerja ke
luar kota. Mereka yang mudik biasanya, menggunakan kendaraan umum, seperti bus,
kereta, kapal laut, pesawat, dan sebagainya. Namun, ada juga yang menggunakan
kendaraan pribadi seperti sepeda motor atau mobil. Kalau sudah seperti ini
jalanan antar provinsi akan menjadi macet. Sehingga bagi teman-teman yang mau
mudik diharapkan berhati-hati dijalan, semoga selamat sampai tujuan.
Oke,
mungkin sekiranya itu saja 11 tradisi di bulan ramadhan yang tak pernah lekang
oleh jaman yang dapat saya bagikan. Selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga seluruh
amal dan ibadah kita di bulan suci ramadhan selalu diterima oleh Allah SWT. Amin.
Sabtu, 01 April 2017
Keren Generasi Muda CInta Budaya Indonesia
Indonesia merupakan negeri surga dunia. Dipungkiri atau tidak Indonesia telah dikaruniai oleh Tuhan dengan kelebihan-kelebihannya yang indah dan mempesona. Tidak hanya sumber daya alamnya, namun ada banyak sekali keindahan bangunan yang menjadi saksi bisu keberagamaan agama dan budaya di Indonesia. Salah satunya adalah Candi Borobudur. Candi Borobudur merupakan permata pariwisata Indonesia yang merupakan candi Buddha terbesar di dunia. Candi ini berdiri megah dan gagah di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah sebagai salah satu objek wisata unggulan di Indonesia.
Candi Borobudur dibangun sekitar tahun 800 M di bawah dinasti Syailendra. Candi Borobudur ditetapkan UNESCO sebagai situs warisan dunia pada tahun 1991. Ini adalah pengakuan internasional tertinggi terhadap suatu situs peninggalan dunia. Dari 10 kriteria warisan budaya dunia, Borobudur memenuhi 3 kriteria, yaitu :
1. Mewakili suatu mahakarya kejeniusan kreatif manusia.
2. Memperlihatkan pentingnya pertukaran nilai-nilai kemanusiaan dalam suatu rentang waktu atau dalam suatu kawasan budaya di dunia terhadap pengembangan arsitektur atau teknologi karyamonumental, tata kota, atau rancangan lansekap.
3. Secara langsung atau nyata terkait dengan peristiwa atau tradisi yang masih hidup, dengan gagasan atau keyakinan, dengan karya seni dan sastra yang memiliki nilai-nilai universal yang signifikan.
Mengingat akan pentingnya menjaga warisan dunia yang dibebankan UNESCO kepada kita. Sudah sepatutnya kita sebagai Bangsa Indonesia, baik pemerintah, lembaga pengelola, serta masyarakat memiliki kewajiban yang sama dalam melestarikan, menjaga, dan melindungi Candi Borobudur.
Dalam memperingati 25 tahun ditetapkannya Candi Borobudur sebagai situs warisan dunia. Kementerian Pendididkan dan Kebudayaan memberikan bukti cinta nyatanya kepada Indonesia dengan mendorong kesadaran pelestarian warisan dunia dengan menggagas gerakan “love or lost” (cintai atau hilang). Program ini merupakan sebuah kampanye untuk membangun rasa cinta generasi muda terhadap warisan dunia dan cagar budaya Indonesia yang berkelanjutan. Sehingga dengan adanya program ini diharapkan mampu melahirkan generasi-generasi muda yang bisa menjadi duta diplomasi budaya, bagi penggerak para generasi muda lainnya dalam menjaga warisan dunia.
Menjaga kepercayaan dunia selama 25 tahun bukanlah sebuah tugas yang mudah. Di sini dibutuhkan peran aktif generasi muda penerus bangsa dalam menjaga warisan dunia di Indonesia.
Mengapa Harus Generasi Muda ?
Di era globalisasi seperti sekarang ini, rasa mencintai dan memiliki terhadap warisan budaya dunia oleh generasi muda harus dipupuk sejak dini, karena jika tidak, pengaruh budaya barat yang semakin kuat akan mudah memudarkan nilai-nilai luhur yang telah bertahun-tahun dijaga para leluhur kita. Oleh karena itu, melibatkan generasi muda secara aktif dan ikut memikirkan cara-cara kreatif dan inovatif dalam menyelamatkan warisan dunia merupakan cara terbaik guna menyadarkan genarasi muda untuk lebih mencintai dan menjaga warisan budaya dunia bagi masa depan Indonesia yang sejahtera. Hal ini sesuai dengan UNESCO yang telah menempatkan anak muda sebagai sentral perdamaian dunia.
Maka, sebagai generasi muda membuktikan cinta kita kepada negara Indonesia tidak harus ikut berperang atau mengacungkan senjata. Namun, dengan ikut aktif menjaga dan mencintai warisan budaya dunia Candi Borobudur di Indonesia merupakan bukti cinta nyata kita sebagai generasi muda kepada negara. Bukti cinta tersebut diantaranya :
1. Ikut serta mempromosikan kebudayaan dan pariwisata Indonesia Candi Borobudur baik secara langsung seperti kepada sanak keluarga, teman, rekan kerja, maupun tidak langsung melalui jejaring sosial seperti facebook, twitter, dan instragram.
2. Tidak menyentuh, memanjat, menduduki, mencorat-coret dinding candi dan stupa. Hal ini ditakutkan akan menimbulkan penurunan dan keretakan.
3. Tidak memindahkan, mengambil, dan merubah susunan batu candi yang berakibat berubahnya struktur asal Candi Borobudur.
4. Tidak mengotori batu candi dengan sisa makanan dan minuman.
5. Tidak membuang sampah dan putung rokok sembarangan.
6. Tidak buang air kecil di kawasan candi.
7. Serta segala bentuk kegiatan yang dapat merusak dan merugikan terhadap warisan dunia Candi Borobudur itu sendiri.
Hal-hal kecil seperti ini, jika kita lakukan dengan sungguh-sungguh setiap hari, suatu saat akan memberikan dampak besar terhadap rasa cinta dan memiliki para generasi muda terhadap warisan budaya dunia di Indonesia. Generasi emas akan tercipta. Generasi yang sadar dan berani untuk menjaga dan melindungi warisan budaya dunia merupakan kewajiban bersama. Sehingga kita, sebagai generasi muda akan dengan lantang berteriak “Kami Bangga Menjadi Orang Indonesia.”
Kamis, 16 Februari 2017
Belajar #BahagiaDiHariTua Dari Kakak Tercinta dan BPJS Ketenagakerjaan
Masa
muda adalah masa di mana kita harus giat bekerja. Kenapa? Dipungkiri atau tidak, masa muda yang konon
katanya Bang Haji Rhoma Irama sebagai masa berapi-api ini. Memang sangat singkat
dan cepat. Kita yang sering terbuai akan ketampanan dan kecantikkannya tak
pernah menyangka bahwa masa muda akan mudah hilang dan meninggalkan penyesalan
di hari tua, jika kita tidak bisa memanfaatkannya dengan sebaik mungkin.
Masa
tua adalah masa yang pasti akan kita temui dikemudian hari. Masa yang tak bisa kita
hindari, karena umur kita terus bertambah dengan seiringnya waktu yang terus
berjalan. Maka, disinilah kita akan merasakan, menuai benih apa yang kita
tanam. Dan saya yakin pada masa itu tentu siapapun menginginkan untuk bisa
hidup bahagia, sejahtera, bisa menghabiskan waktu bersama keluarga, hidup
tenang tanpa membebani orang tersayang.
Sumber : mahligaiqasih.blogspot.co.id
Dari
harapan-harapan tersebut, biasanya akan muncul sebuah kekhawatiran, bagaimana
jika yang terjadi adalah yang sebaliknya? Alangkah mengerikan bukan?
Sementara,
pada nyatanya banyak sekali orang-orang yang hidup bahagia bergelimang harta di
masa muda, ketika menginjak hari tua mereka menderita. Karena tidak memiliki
#lifestyle atau gaya hidup dan konsep manajemen hidup yang baik. Mereka lebih
memilih kesenangan semata daripada masa depan bahagia ditambah kondisi fisik
yang tidak lagi prima, serangan penyakit tua, dan keadaan ekonomi serba
sederhana, hanya bisa membuat kita mengelus dada.
Jadi,
bagaimana sahabat Blog. Merencanakan
masa tua sejak kita muda sangat penting bukan? Agar hidup kita bahagia dan
lebih bermakna di hari tua.
Sebab,
hidup tidak bisa diprediksi. Perubahan bisa saja terjadi secara tiba-tiba dan
tidak terduga. Kecelakaan kerja dan kematian bisa datang kepada siapa saja, dan
kapan saja, termasuk kita semua. Selain itu, kita juga membutuhkan dana
cadangan jika sewaktu-waktu kita kena pemutusan hubungan kerja (PHK). Seperti
yang dialami kakak saya. Tanpa disangka sebelumnya, ia terkena PHK ditengah
ekonomi yang semakin sulit. Perusahaan di mana dia bekerja melakuka pengurangan
karyawan.
Namun
untungnya, ada dana Jaminan Hari Tua dari BPJS Ketenagakerjaan. Dengan uang
tersebut kakak saya bisa membuka usaha budidaya jamur dan ternak ayam petelur, yang
sekarang bisa menghidupi keluarga dan membiayai kuliah kedua anaknya sampai
sarjana.
Itulah
Jaminan yang diberikan pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial
(BPJS) Ketenagakerjaan. BPJS ketenagakerjaan yang menggunakan mekanisme
asuransi sosial berupaya melindungi semua tenaga kerja sektor formal dan
informal. Melalui Undang-Undang No. 40 Tahun 2014 tentang Sistem Jaminan Sosial
Nasional (SJSN) dan Undang -Undang No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS Pemerintah
mewajibkan setiap pengusaha mendaftarkan semua tenaga kerjanya menjadi anggota
BPJS Ketenagakerjaan. Dan ketidakpatuhan terhadap undang-undang ini jelas akan
mendapat sanksi tegas dari pemerintah.
Ada
5 program yang dijalankan oleh BPJS yaitu Jaminan Kesehatan dikelola BPJS
Kesehatan dan 4 Program Jaminan lainnya dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan.
Sumber : finance.detik.com
Program Pertama,
BPJS Ketenagakerjaan adalah Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang memberikan
kompensasi dan rehabilitasi bagi pekerja yang mengalami kecelakaan dalam
hubungan kerja termasuk kecelakaan dalam perjalanan dari rumah menuju tempat
kerja serta penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja.
Kedua,
Program Jaminan Kematian (JKM) diperuntukkan bagi ahli waris untuk pekerja yang
meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja.
Ketiga,
Jaminan Hari Tua (JHT) merupakan penghimpunan dana sebagai simpanan yang dapat
dipergunakan peserta apabila berhenti bekerja akibat cacat total tetap, usia
mencapai 56 tahun, meninggal dunia, ataupun mengundurkan diri/di PHK. Pembayaran
manfaat JHT ini hanya dengan masa tunggu 1 tahun. Besaran manfaat JHT adalah
sebesar nilai akumulasi seluruh setoran iuran ditambah hasil pengembangan yang
tercatat dalam rekening perorangan peserta dan dibayar sekaligus.
Keempat,
Program Jaminan Pensiun akan memberikan kepastian penghasilan ketika sudah
tidak bekerja lagi. Walaupun pekerja baru satu tahun bekerja kemudian
meninggal. Maka, sang ahli waris akan mendapatkan dana #pensiun seumur hidup
dengan dua orang anak yang berusia maksimal 23 tahun.
Sumber : blog.detik.com
Jadi,
belajar #bahagiadiharitua dari kakak tercinta, dengan mengikuti program
BPJS Ketenagakerjaan. Kita sudah pasti
tidak perlu khawatir lagi terhadap jaminan hidup di hari tua nanti. Karena
paling tidak, masalah finansial atau biaya hidup dapat teratasi. Sehingga tidak
ada alasan untuk hidup tidak bahagia di hari tua karena BPJS Ketenagakerjaan
tercipta hanya untuk kesejahteraan hidup orang Indonesia.
Kamis, 10 November 2016
Memotret Pembangunan Indonesia Melalui Mutiara Laut Selatan: Jangan Ada Dusta di Antara Kita
Pepatah
Jawa mengatakan “alon-alon asal kelakon” (pelan-pelan, asal sampai tujuan) merupakan sebuah
ungkapan peribahasa yang begitu sakral dan sangat mengena di hati masyarakat
orang jawa.
Tetapi, apakah untuk mencintai
sumber daya alam Indonesia
kita juga harus pelan-pelan. Sementara, sumber daya alam itu bisa saja
hilang bahkan diambil orang. Kita yang setiap hari selalu disibukkan dengan
pekerjaan rumah, kantor, dan aktivitas rutin lainnya yang tidak bisa
ditinggalkan. Tentu, sering lupa bahwa memotret pembangunan Indonesia merupakan
tugas dan kewajiban kita bersama sebagai generasi penerus bangsa.
Mengingat Indonesia adalah sebuah
negara maritim yang terkenal dengan sumber daya alam yang sangat berlimpah
tidak hanya di daratan namun juga di lautan. Di mana wilayah Indonesia yang sebagian
besar adalah laut atau bisa dikatakan luas daratan Indonesia hanya
sepertiga dari lautan dengan presentase 70% lautan dan 30% daratan menjadi
bukti bahwa kekayaan alam Indonesia
begitu luar biasa besarnya, salah satunya yang tersimpan di bawah laut.
Potensi
sumber daya laut Indonesia
saat ini tidak hanya berupa ikan, tetapi juga bahan tambang seperti emas,
minyak bumi, nikel, bauksit, pasir, timah, biji besi, dan lainnya yang berada di bawah permukaan
laut. Ini menjadi bukti bahwa bangsa Indonesia
adalah bangsa yang kaya akan hasil buminya.
Kekayaan
alam yang dihasilkan dari laut Indonesia
bagian selatan saat ini juga menjadi sorotan potensi sumber daya alam yang
telah membuka mata dunia. Mutiara adalah salah satu kekayaan laut yang
tersimpan dan selama ini jarang terekspos di indonesia.
Sumber : sayyidqutb890.blogspot.com
Kata
“mutiara” sendiri merupakan
permata berbentuk bulat dan keras, yang terbentuk karena adanya benda atau
pasir yang masuk ke dalam tubuh kerang kemudian diselubungi kulit ari dan
terbentuklah mutiara. Sampai
sekarang, saya masih begitu kagum dengan mutiara, meskipun saya belum pernah
memegang mutiara yang sesungguhnya,
mutiara yang benar - benar tercipta asli dari laut dan merupakan butiran
mutiara yang dihasilkan dari kerang.
Bahkan,
banyak dari kita berfikir bahwa mutiara hanyalah suatu benda bulat yang
biasanya dipakai sebagai perhiasan untuk kaum hawa saja, padahal di luar dari
pada itu mutiara adalah kekayaan alam yang begitu mempesona dan tersembunyi di
bawah laut Indonesia
yang mempunyai potensi besar dalam menyumbang devisa negara.
Berbicara
tentang mutiara Indonesia,
memang banyak dari kita yang belum mengetahui bahwa indonesia merupakan salah
satu penghasil mutiara laut selatan terbesar di dunia. Indonesia south sea
pearl merupakan salah satu jenis mutiara yang paling diminati di dunia
internasional. Indonesia sendiri telah memasok 43% ISSP semenjak tahun 2005
dengan nilai perdagangan menempati urutan ke - 9 dunia. Dengan nilai ekspor
sebesar US$ 29,43 juta atau 2,07 persen dari total nilai ekspor seluruh jenis
mutiara di dunia yang mencapai US$ 1,2 milyar, di bawah India, Jepang,
China, Australia, Tahiti, Swiss, USA, dan Inggris.
Untuk
itu, tidak ada kata terlambat bagi kita untuk mengenal dan mencintai mutiara
laut selatan indonesia. Sebab, pepatah
mengatakan tak kenal maka
tak sayang, tak cinta maka tak ingin memiliki. Jadi, memotret pembangunan Indonesia dapat kita
mulai dengan mengenal dan mencintai mutiara laut selatan yang dihasilkan oleh
ibu pertiwi.
Sumber : originalmutiara.com
Tahukah
kalian bahwa mutiara itu dapat terbentuk dengan dua cara: secara alami dan
budidaya.
Secara alami
pembentukan mutiara diduga karena faktor iritan atau masuknya benda padat ke
dalam mantel kerang sehingga benda padat tersebut akan terbungkus nacre yang
merupakan zat unik yang dimiliki kerang berfungsi sebagai pelindung tubuh
biasanya disebut sebagai mother of pearl atau ibu dari kerang.
Secara budidaya
pembentukan mutiara secara buatan dengan cara menyisipkan nukleus bersama
dengan sidikit irisan mantel dari kerang lain yang biasanya disebut dengan nama
saibo, sehingga saibo dan inti nukleus dimasukkan melalui irisan kecil ke dalam
gonad tersebut. Irisan pada dinding mantel ini bertujuan supaya terjadinya
biomineralisasi yaitu penutupan dan pembentukkan kantung mutiara. Cara ini
begitu rumit karena banyak sekali tahapan yang harus dijalani, diantaranya
melemahkan mutiara beberapa minggu untuk memudahkan melakukan tindakan.
Berikut
ini adalah empat jenis mutiara yang paling laris dan memiliki daya tarik tinggi
di pasar internasional.
Mutiara
Laut Selatan (South Sea Pearl)
Banyak
orang menyebutnya sebagai ratu mutiara karena jenis mutiara yang dihasilkan
dari tiram dan bentuknya bulat sempurna. Kilauan yang tinggi dan wajah mutiara
yang bersih. Negara produsen mutiara jenis ini adalah Indonesia, Australia,
Filipina Dan Myanmar. Indonesia
merupakan negara yang paling banyak berkontribusi dalam menghasilkan mutiara
laut selatan di dunia.
Mutiara
Ayoka (Ayoka Pearl)
Budidaya
yang dilakukan oleh kokichi mikimoto ini adalah hasil dari eksperimen yang
melelahkan dari akoya tiram mutiara. Mutiara ini dibuat oleh pertahanan tiram terhadap iritasi alam (shell, fragmen, parasit),
melepaskan lapisan demi lapisan halus untuk membungkus objek, dan akhirnya
mengeras dan berubah menjadi mutiara. Negara produsen jenis mutiara ini adalah Jepang
Dan China.
Mutiara Hitam (Black Pearl)
Berbeda dengan mutiara pada umumnya, mutiara black pearl
ini berwarna hitam seperti namanya, meskipun demikian mutiara black pearl tetap
berkilau dan memiliki daya tarik tersendiri bagi para pecintanya. Mutiara ini
juga biasanya disebut dengan mutiara Tahiti karena negara produsen mutiara ini
dari negara Tahiti.
Mutiara Air Tawar (Fresh Water Pearl)
Mutiara ini tercipta dari dua jenis moluska yaitu satu
lebih suka hidup di air tawar sementara yang lainnya lebih suka di laut.
Moluska air tawar yang dibudidayakan menggunakan teknik yang sama dengan
variasi air dan garam. Tidak butuh waktu lama untuk menghasilkan mutiara jenis
ini, kita hanya menunggu antara enam sampai dengan delapan bulan. Negara produsen
mutiara jenis air tawar adalah China.
Indonesia sendiri
memproduksi mutiara laut selatan (South Sea Pearl) yang dihasilkan dari kerang
mutiara bibir emas/perak, yaitu kerang Pinctada Maxima baik yang alami maupun
hasil budidaya. Dengan ukuran yang besar dapat mencapai 22 mm dan kilauannya
yang khas. Membuat mutiara South Sea Pearl menjadi salah satu jenis mutiara
primadona yang terbesar dan termahal di dunia. Bahkan, jenis produsen South Sea
Pearl untuk varietas silver dan golden ini bisa hidup di seluruh perairan di
Indonesia. Budidayanya tersebar di beberapa daerah, yaitu Bali (Buleleng,
Karang Asem, Negara), NTB (Lombok, Sumbawa), NTT (Labuan Bajo, Maumere,
Laruntuka, Alor, Kupang), Sulawesi (Manado, Bitung,Sulawesi Tengah, Kendari),
Maluku (Aru, Seram, Banda, Tual, Tanimbar), Maluku Utara (Halmaherah), Papua
Barat (Raja Ampat), Sumatera (Lampung) dan Jawa (Banyuwangi, Madura).
Sementara, di Filipina hanya di bagian selatan (Kep.Palawan) dan Australia
hanya di Utara-Barat (Perth/Broome).
Perjalanan dan
proses yang tidak sebentar untuk menghasilkan sebuah mutiara yang cantik dan
sempurna. Setidaknya, membutuhkan waktu yang begitu lama untuk memperoleh satu
biji mutiara dengan kualitas baik. Hal inilah sebab, mengapa harga mutiara
begitu mahal, mengingat panjangnya proses serta tidak mudah perjalanan yang
harus dilalui untuk bisa mencapai kategori mutiara sempurna. Selain itu, menurut
bebarapa pengusaha dan para pembudidaya mutiara, kondisi dan kualitas air
seperti dasar perairan, kedalaman, arus air, salinitas, suhu, kecerahan, dan
kesuburan perairan juga dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan, ukuran, dan
kualitas mutiara. Di mana berdasarkan penelitian semakin dalam letak tiram yang dipelihara,
maka kualitas mutiara yang dihasilkan akan semakin baik.
Ada 5 (lima) hal
yang perlu kita ketahui dalam menentukan kualitas dari suatu mutiara. Apalagi
bagi kita yang gemar membeli mutiara terutama Indonesian South Sea Pearl ya.
Beberapa faktor yang berpengaruh diantaranya adalah luster/kilauan (high,
medium, low), permukaan, bentuk (drop, over, round/near round, button,
baraouge, ring/circle, trapesium, triangle), warna (silver/golden), ukuran
(keshi sangat kecil 8-9 mm, our size 10-14 mm, big size > 16 mm) dan harga.
Mutiara merupakan
salah satu produk kelautan dan perikanan yang mendapat perhatian penuh dari Kementerian
Kelautan dan Perikanan Indonesia. Berikut ini adalah upaya-upaya
pemerintah dalam melindungi produsen mutiara Indonesia diantaranya, Pembangunan
Broodstock Center Kekerangan di Karang Asem Bali, Membangun Rumah Mutiara
Indonesia sebagai pusat promosi pemasaran dan lelang mutiara, pembentukan dan Penguatan
Sub Komisi Mutiara Indonesia (SKMI), Asosiasi Budidaya Mutiara Indonesia (ASBUMI)
dan Yayasan Mutiara Laut Indonesia (YMLI). Mendorong terbitnya Standar Nasional Indonesia
(SNI) mutiara, dan menerbitkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 8
tahun 2013 tentang Pengendalian Mutu Mutiara yang masuk ke dalam wilayah Negara
Republik Indonesia.
Serta menyelenggarakan Indonesian Pearl Festival yang
merupakan pameran mutiara terbesar di Indonesia. Indonesia Pearl Festival
adalah salah satu strategi branding Indonesian South Sea Pearl yang ditawarkan
pemerintah khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan guna mengenalkan,
memberikan edukasi dan menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap Indonesian
South Sea Pearl (ISSP) melalui pameran, talk show, dan peragaan perhiasan
mutiara.
Tetapi, Apakah hal
tersebut sudah cukup untuk menjaga mutiara laut selatan Indonesia tetap
berkilau di mata dunia ? Tentu, belum . . .
Masih banyak sekali
permasalahan yang harus dibenahi oleh negara Indonesia diantaranya:
Pertama, Masalah
Budidaya Mutiara Laut Selatan Indonesia
Pengetahuan yang
masih minim, yang dimiliki masyarakat Indonesia tentang budidaya mutiara tentu
menjadi kendala, apalagi ditambah masih banyaknya orang-orang asing yang
melakukan budidaya mutiara di perairan Indonesia dan sedikit sekali yang mempekerjakan
warga-warga lokal pribumi. Modal usaha budidaya yang tinggi, standar kualitas
mutiara yang belum jelas, harga mutiara yang tidak menentu, juga adanya mutiara
imitasi, mutiara tiruan, atau buatan serta manik-manik yang masuk dan
diperdagangkan di wilayah Republik Indonesia yang tentu saja sangat merugikan terhadap
citra bagi Indonesian South Sea Pearl (ISSP) itu sendiri.
Untuk itu
pemerintah diharapkan lebih tanggap dalam memberikan pelatihan budidaya mutiara
secara lengkap, dan memberikan bantuan modal kepada para pembudidaya mutiara Indonesia
sebagai pemacu dan penyemangat para pembudidaya untuk meningkatkan produk mutiara
di Indonesia. Serta meningkatkan pengawasan terhadap produk-produk mutiara
ilegal yang masuk dan diperdagangkan di wilayah Republik Indonesia.
Kedua, Masalah
Kualitas Mutiara Laut Selatan
Tidak adanya
sertifikasi mutiara dari pemerintah membuat kualitas mutiara Indonesia selalu
di bajak oleh negara-negara lain yang mengklaim memiliki hasil mutiara yang
sama berkualitasnya dengan Indonesia. Hal ini terjadi karena tidak adanya
lisensi atau sertifikat global dari kualitas Mutiara Laut Selatan Indonesia
menyulitkan bagi para konsumen dan kolektor yang ingin memperdagangkan kembali
mutiara tersebut.
Untuk itu,
pemerintah perlu melakukan peninjauan terhadap penetapan lisensi global sebuah
mutiara sehingga harga dan kualitas mutiara dapat terukur bukan lewat persepsi
masing-masing individu atau perusahaan.
Ketiga, Masalah
Promosi Mutiara Laut Selatan Indonesia
Kurangnya promosi
yang dilakukan pemerintah Indonesia, ditambah banyaknya ekspor dan impor
mutiara ilegal serta minat masyarakat Indonesia yang masih kurang tanggap
terhadap perkembangan dunia pemutiaraan menjadi penyebab, mengapa kita banyak
yang belum mengetahui bahwa dunia pemutiaraan bisa menjadi penyumbang devisa
andalan bagi Indonesia di masa depan. Apalagi mutiara adalah salah satu
aktivitas laut yang memiliki potensi berkelanjutan dan ramah lingkungan. Hasil budidaya mutiara yang dapat menghasilkan beberapa produk yang memiliki
nilai jual yang sangat tinggi diantaranya adalah perhiasan wanita seperti
cincin, kalung, anting, gelang, dan hiasan kepala.
Kita dapat belajar dari
perancang busana wanita seperti desainer Anniesa Hasibuan yang baru saja sukses
memamerkan koleksi terbarunya yang bertajuk Pearl Asia di Coute Fashion Week
2016. Anniesa menampilkan gaun-gaunnya yang indah, terinspirasi dari busana
putri kerajaan di cerita dongeng, dengan hiasan mutiara dari laut selatan. Ini merupakan
bukti bahwa tampil di ajang berskala internasional adalah salah satu bentuk Anniesa
dalam memotret pembangunan Indonesia sekaligus mempromosikan mutiara laut
selatan dari negara kita. Harapannya,
Indonesia akan terus menjadi negara terbesar penghasil mutiara laut selatan dan
seluruh masyarakat semakin cinta dan bangga terhadap sumber daya alam
Indonesia.
Sumber : life.viva.co.id
Sehingga, memotret
pembangunan Indonesia tidak bisa diukur hanya dengan kita menilai dari satu
sisi saja. Kita harus memakai kaca mata kuda menatap kedepan bahwa pembangunan
Indonesia tidak hanya tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi pemerintah
daerah, pihak swasta serta seluruh lapisan masyarakat harus turut serta
memberikan kontribusi untuk kemajuan bangsa. Tidak ada lagi kata saling menyalahkan,
sebab kita berjalan, berdampingan dan bergandengan tangan supaya jangan ada lagi
dusta diantara kita, Indonesia.
Selasa, 25 Oktober 2016
Cegah, Obati, dan Lawan Diabetes Dengan Gaya Hidup Sehat Sejak Dini
Kalau ada sumur di ladang
Bolehlah kami menumpang mandi
Kalau ingin cegah, obati, dan lawan diabetes
Mari lakukan gaya hidup sehat sejak dini.
Banyak orang
mengatakan sehat itu mahal, padahal justru sehat itu murah, sakitnya yang
mahal. Oleh karenanya, sangat penting bagi kita untuk melakukan tindakan
pencegahan sebelum sakit. Banyak penyakit bersumber dari gaya hidup tidak sehat
yang bermula dari diri kita sendiri. Pola hidup semacam ini terbentuk dari
aktivitas sehari-hari yang berulang sehingga menjadi sebuah kebiasaan.
Bila kebiasaan
buruk tersebut masih kita lakukan terus-menerus, maka penyakit berbahaya
seperti diabetes tentu sangat mudah sekali dapat menyerang kita. Menurut Data
dari Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI
dr. Lily S. Sulistyowati, MM menjelaskan bahwa jumlah penderita diabetes di
dunia terus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Bahkan, sejak tahun 80-an hingga
2015, angkanya meningkat hingga 4 (empat) kali lipat. Diprediksi angka tersebut
akan terus bertambah jika tidak segera ditanggulangi.
Di Indonesia
sendiri menurut Beliau diabetes merupakan penyakit pembunuh nomor 3 (tiga) atau
sekitar 6,7% setelah cerebrovaskular atau pecahnya pembuluh darah di kepala dan
penyakit jantung. Sementara, berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO) tahun
2014, 1 dari 10 penduduk usia 18 tahun ke atas menderita diabetes tipe A. Ini berarti
sekitar 10% penduduk dunia tidak saja harus bergantung pada obat setiap hari,
tetapi juga telah mengalami atau beresiko terhadap komplikasi yang disebabkan
diabetes, seperti gangguan penglihatan, katarak, gagal ginjal, impotensi,
penyakit jantung, gangguan pembuluh darah, infeksi paru-paru, bahkan amputasi
tubuh karena pembusukan luka yang tak kunjung sembuh.
Sumber : mediatataruang.com
Mengingat penyakit
diabetes sangat berbahaya, maka setiap orang perlu melakukan pencegahan dengan
gaya hidup sehat sejak dini. Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia
2016, Sun Life Finance Indonesia (Sun Life) berupaya untuk meningkatkan
kesadaran masyarakat dalam memahami bahaya penyakit diabetes millitus dan
dampak lanjutannya terhadap kesehatan, dengan mensosialisasikan pentingnya
untuk menganut gaya hidup sehat.
Hasil penelitian
Sun Life Asia Health Index 2015 yang menggunakan sampel yang terdiri dari 4429
orang Asia berusia 25 hingga 60 tahun yang dilakukan secara online di sembilan
negara, yaitu China, Hong Kong, India, Indonesia, Malaysia, Filipina,
Singapura, Thailand, dan Vietnam. Menunjukkan adanya peningkatan signifikan
dari tahun lalu sekitar 29% pada jumlah penduduk di Indonesia yang
mengungkapkan bahwa menjadi sehat merupakan hal yang sangat penting bagi mereka
naik dari 44% di tahun lalu menjadi 73% dan merupakan peningkatan tertinggi di
Asia.
Sumber : dumalingga.com
Lantas, sebenarnya apa sih itu diabetes ? Diabetes merupakan suatu kondisi di mana kadar gula
(glukosa) dalam darah tinggi. Tubuh kita memproduksi insulin, yaitu hormon yang
dikeluarkan oleh prankreas, berfungsi untuk memecah gula yang dikonsumsi dalam
makanan. Nah, jika produksi atau pemanfaatan insulin menurun, maka dapat
menyebabkan terjadinya diabetes.
Ada 2 (dua) macam tipe
diabetes yang sering diderita manusia :
Diabetes tipe 1
Penyebab diabetes
ini tidak diketahui dan tidak dapat dicegah. Tubuh benar-benar berhenti
memproduksi insulin karena perusakan sel prankreas yang memproduksi insulin
oleh sistem kekebalan tubuh bisa disebut diabetes juvenile karena biasanya
didiagnosa pada orang dewasa muda dan anak-anak atau diabetes insulin-dependent
karena terapi insulin sangat penting untuk kelangsungan hidupnya.
Diabetes tipe 2
Diabetes terjadi
karena pankreas menghasilkan jumlah yang tidak memadai insulin atau tubuh tidak
mampu menggunakan insulin yang tersedia dengan benar. Biasanya terjadi pada
orang dewasa dan lebih sering terjadi pada orang yang kelebihan berat badan
atau obesitas. Diabetes tipe 2 dikenal dengan nama diabetes onset dewasa atau
diabetes tidak tergantung insulin.
Meskipun diabetes merupakan
Penyakit Tidak Menular (PTM), tetapi diabetes merupakan salah satu penyumbang
angkat kematian tertinggi dunia. Hal inilah yang membuat WHO mengeluarkan
rencana aksi guna mencegah dan mengendalikan Penyakit Tidak Menular (PTM)
2013-2025, dan menjadi salah satu dari keempat prioritas Penyakit Tidak Menular
(PTM). Dengan harapan pada tahun 2030 nanti, jumlah angka kematian akibat
Penyakit Tidak Menular (PTM), termasuk diabetes akan terus berkurang.
Diabetes dapat
dicegah atau paling tidak dapat ditunda kejadiannya, dengan upaya pencegahan
sedini mungkin. Faktor perilaku hidup yang tidak sehat seperti kurangnya
aktivitas fisik, kurangnya mengkonsumsi sayur dan buah, suka mengkonsumsi
minuman beralkohol, merokok bahkan narkoba dan lain sebagainya ini harus kita
buang jauh-jauh ke laut. Sebab, jika kita ingin terbebas dari penyakit
diabetes, sudah sepantasnya kita harus mencegah, mengobati, dan lawan diabetes
dengan gaya hidup sehat sejak dini.
Siapa saja yang berisiko terkena penyakit diabetes ?
Usia
Seseorang yang bertambah
usia, tentu daya tahan tubuhnya akan semakin berkurang, terutama usia di atas
40 tahun. Maka, dibutuhkan gaya hidup sehat guna mencegah dan melawan penyakit
diabetes ini.
Kegemukan/obesitas
Kelebihan berat
badan merupakan faktor resiko utama penyebab diabetes. Sebab, banyaknya lemak
yang terkumpul dalam tubuh dapat menyebabkan semakin resistennya sel terhadap
insulin.
Riwayat keluarga
Faktor genetik juga
bisa menjadi salah satu faktor pendukung seseorang terkena resiko penyakit
diabetes. Namun, hal ini dapat dicegah dengan kita menjalankan gaya hidup sehat
sejak dini.
Kurangnya aktifitas fisik
Aktivitas fisik
yang dilakukan minimal 30 menit sehari dapat membantu tubuh kita untuk
mengontrol penggunaan glukosa sebagai energi, serta dapat meningkatkan
sensitivitas sel terhadap insulin.
Diet yang tidak sehat
Diet kaya kalori,
lemak, jenuh, dan gula serta rendah serat dapat menyebabkan peningkatan berat
badan, sehingga beresiko terhadap penyakit diabetes.
Memiliki tekanan darah tinggi
Darah tinggi adalah
salah satu penyebab seseorang terkena penyakit diabetes. Hal ini dikarenakan,
kurangnya perhatian kita terhadap gaya hidup sehat seperti kurangnya olahraga, dan
banyak mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, tentu akan sangat mudah membuat
tekanan darah naik. Sehingga dengan menjaga tekanan darah agar tetap normal merupakan
solusi terbaik bagi kita yang ingin terhindar dari penyakit diabetes ini.
Gejala-gejala umum diabetes :
1. Buang air kecil
lebih sering dari sebelumnya,
2. Mudah lapar dan
makan lebih banyak dari biasanya,
3. Seseorang menjadi
sangat haus dan cenderung minum air berlebihan. Hal ini karena tubuh mencoba
untuk mengkompensasi air yang hilang memalui urin.
4. Tingkat gula darah
yang tinggi membuat sulit bagi tubuh untuk melawan infeksi. Luka tidak sembuh
dengan mudah, bahkan sering infeksi pada kulit, kandung kemih, gusi, dan
gatal-gatal di daerah genital,
5.
Ada mati rasa atau
kesemutan di tangan dan kaki,
6. Diabetes dapat
mempengaruhi mata, kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan lensa
membengkak dan pandangan dapat menjadi kabur atau berkabut,
7.
Orang yang terkena
gejala diabetes sering mudah lelah tanpa alasan yang jelas.
Pentingnya melakukan pemeriksaan tingkat gula darah untuk
meminimalisir penyakit diabetes
Gejala-gejala
diabetes yang terjadi di tubuh seseorang seringkali tidak kita sadari. Sehingga
gejala diabetes seperti tipe 2 mungkin yang begitu ringan, akhirnya terabaikan.
Jika hal ini, dibiarkan berlarut-larut dapat menyebabkan komplikasi. Maka, kita
tidak bisa selalu bergantung pada gejala. Berikut ini beberapa tes yang bisa
dilakukan untuk memperkirakan tingkat gula darah guna meminimalisir penyakit
diabetes.
Pertama, GDS (Gula Darah Sewaktu).
Tes darah yang dapat dilakukan setiap saat sepanjang hari untuk memeriksa
tingkat gula darah pada titik waktu saat itu. Jika nilai GDS adalah >
200mg/dl (11,1 mmol/L) darah, ini mengindikasikan bahwa orang tersebut memiliki
diabetes.
Kedua, GDP (Gula Darah Puasa).
Menguji jumlah gula dalam aliran darah setelah seseorang tidak makan selama
8-10 jam (selama puasa). Hal ini biasanya dilakukan pertama kali di pagi hari
sebelum sarapan. Nilai GP > 126 mg/dl (>7.0 mmol/L) mengindikasikan bahwa
orang tersebut memiliki diabetes.
Ketiga,
TTGO (Tes Toleransi Glukosa Oral). Jenis lain dari tes untuk diabetes. Tingkat
gula darah diperiksa pada saat puasa dan kemudian 2 jam setelah minum sejumlah
glukosa. Ini menunjukkan bagaimana tubuh memproses glukosa. Jika nilai 2 jam
> 200 mg/dL (11,1 mmol/L), itu berarti mengindikasikan menderita diabetes.
Sementara, bagi
mereka yang ingin mengetahui apakah seseorang menderita diabetes dapat
melakukan tes skrining. Tes skrining untuk diabetes dapat dilakukan di
fasilitas, klinik, laboratorium, rumah sakit, atau tempat praktek dokter. Penyedia
layanan kesehatan dapat melakukan satu atau beberapa tes darah untuk mencari
diabetes. Sehingga individu yang beresiko tinggi terkena diabetes harus di
skrining secara berkala, dimulai pada usia 35 tahun.
Jika kita terkena penyakit diabetes apa saja yang harus
dilakukan
Pertama, untuk
penderita diabetes tipe 2 dapat mengkonsumsi obat antidiabetes (oral) sesuai
anjuran dari dokter, dan menyuntikkan insulin jika obat-obatan oral tidak
memadai untuk mengontrol tingkat kadar gula. Sedangkan, untuk penderita
diabetes tipe 1 wajib menggunakan insulin lewat jarum suntik dan pompa insulin.
Kedua, pengobatan berhasil jika
penyandang diabetes dapat mengelola diet dengan baik, aktif secara fisik,
menjaga pola hidup sehat dan rutin minum obat oral dan/atau insulin.
Ketiga, melakukan tes glikasi
hemoglobin (HbA1c), guna mengetahui seberapa baik gula darah yang terkontrol
selama 2-3 bulan. Bagi individu nondiabetes tingkat HbA1c normal biasanya 5,5%.
Sementara, bagi penyandang diabetes tingkat HbA1c di bawah 7,0% menunjukkan
kontrol yang baik.
Oleh sebab itu, setiap
orang dianjurkan melakukan pencegahan supaya bisa terhindar dari masalah
penyakit diabetes. Mencegah lebih baik dari pada mengobati, memang benar kata
pepatah jika pencegahan itu lebih baik dari pada mengobati. Jadi, lakukanlah
pencegahan lawan diabetes dengan melakukan gaya hidup sehat sejak dini.
Sumber : topsy.fr
Berikut ini adalah beberapa gaya hidup sehat yang harus
kita lakukan untuk mencegah dan melawan diabetes :
a.
Rutin periksa tekanan
darah, kadar gula darah, dan kontrol berat badan.
b.
Mengkonsumsi makanan
sehat dan gizi seimbang
c.
Kurangi konsumsi
gula dan hindari makanan/minuman yang manis atau berkarbonasi
d.
Lakukan gaya hidup
sehat dengan banyak mengkonsumsi sayur dan buah.
e.
Beraktivitas fisik
minimal 30 menit.
Dengan berolahraga teratur seperti berjalan kaki, renang,
jogging, bersepeda dapat membantu dalam menjaga kesehatan tubuh.
f.
Tidak merokok,
berhenti merokok dan hindari asap rokok.
Rokok dan asapnya mengandung banyak sekali racun berbahaya
yang tentu saja akan merusak dan mengganggu kesehatan tubuh.
g.
Hindari minuman
beralkhohol dan narkoba.
Beberapa cara yang dapat dilakukan pemerintah dan masyarakat
untuk mensukseskan cegah, obati, dan lawan diabetes :
Menciptakan kesadaran tentang bahaya diabetes, dan bagaimana cara cegah, atasi, dan lawan diabetes
Mempromosikan pola makan dan hidup sehat untuk penderita diabetes
Mengkampanyekan bagaimana cara diet sehat yang benar lewat media massa, online dan sebagainya
Mensosialisasikan bagaimana memilih makanan, minuman yang sehat serta asupan gizi cukup
Menyediakan akses deteksi dini dan pengobatan diabetes
Membuat dan memelihara lingkungan yang aman dan sehat untuk beraktivitas fisik, dan
meningkatkan akses tempat untuk berolahraga
Menciptakan kesadaran tentang bahaya diabetes, dan bagaimana cara cegah, atasi, dan lawan diabetes
Mempromosikan pola makan dan hidup sehat untuk penderita diabetes
Mengkampanyekan bagaimana cara diet sehat yang benar lewat media massa, online dan sebagainya
Mensosialisasikan bagaimana memilih makanan, minuman yang sehat serta asupan gizi cukup
Menyediakan akses deteksi dini dan pengobatan diabetes
Membuat dan memelihara lingkungan yang aman dan sehat untuk beraktivitas fisik, dan
meningkatkan akses tempat untuk berolahraga
Melawan diabetes
tidak bisa dilakukan oleh penderita saja. Namun adanya dukungan dari seluruh
komponen masyarakat, pemerintah, pihak swasta, serta organisasi kemasyarakatan
dan sosial. Kita harus bergerak bersama supaya angka penderita diabetes dapat
terus berkurang di Indonesia. Maka, penting untuk kita sadari betapa mahal
harga sehat di dunia ini, lakukanlah gaya hidup sehat sejak dini dengan cegah,
obati dan lawan diabetes tanpa kompromi untuk Indonesia sehat, generasi hebat.
Berakit-rakit ke hulu
Berenang-renang ke tepian
Mari cegah, obati, dan lawan diabetes Indonesiaku
Untuk wujudkan Indonesia tak berpenyakitan
di masa depan.
Langganan:
Postingan (Atom)




























